Bandung BaratCipatatRagam Terkini

Kebebasan Pers di KBB Terancam

KOMPAK: Pelantikan pengurus Korwil FPII KBB menjadikan jurnalis yang propesional.

CIPATAT- Satu peristiwa penting dalam dunia kewartawanan akan tercatat menjadi sejarah penting di diakhir Desember 2017ini. Meski catatan itu akan sangat berlebihan ditorehkan dengan tinta emas, tetapi agenda pengukuhan dan pelantikan pengurus Koorwil FPII Kabupaten Bandung Barat (KBB) periode 2017-2022 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (9/12/2017) tentu memiliki cerita manis yang kelak akan selalu dikenang, atau bahkan setiap tahun akan dirayakan oleh para pengurus tersebut.

Dalam sambutaanya Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan Korwil FPII KBB, H. Zezen Syamsudin, mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung Barat yang telah memfasilitasi kegiatan pelantikan pengurus Koorwil FPII Kab Bandung Barat.

“Dengan pelantikan ini kami harap bisa membuat para awak media semakin profesional dalam menulis berita,” kata Jejen Minggu (10/12/2017).

Dalam kesempatan itu juga Jejen menyebutkan, jika masih terjadi kekerasan terhadap jurnalis, itu berarti menunjukkan kemerdekaan pers dan berekspresi di Kabupaten Bandung Barat terancam.

Dikesempatan yang sama, Ketua Koorwil FPII Kabupaten Bandung Barat, Fauzi Riyanto, menambahkan, maksud dan tujuan didirikannya Koorwil FPII Kabupaten Bandung Barat, agar bisa berkomitmen menciptkan karya tulis sesuai kode etik jurnalis dan Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang pers. “Lahirnya Koorwil FPII KBB senantiasa mendukung program Pemerintah Kabupaten Bandung Barat siap memerangi berita hoax, hadir untuk menjadi penyeimbang sebagai sosial kontrol yang berimbang,” katanya.

Ketua Ketua Setwil FPII Jawa Barat, Merry Panjaitan, menegaskan, pengurus Koorwil FPII Jawa Barat agar selalu menjaga nama baik dan marwah FPII sesuai dengan statuta dan AD ART dengan baik serta dapat bersinergi dengan pemerintah setempat. Mery juga menjelaskan bahwa FPII di dirikan membela para jurnalis yang bergabung di FPII agar tidak mendapat tindakan diskriminasi dan intimidasi dari pihak manapun. “Kami akan melakukan pembelaan dan bantuan dalam aspek hukum melalui tim lawyer FPII Pusat kepada seluruh anggotanya di manapun berada apabila mendapatkan perlakuan yang tidak baik,” terangnya.

Sementara, Kabag Humas Setda Kabupaten Bandung Barat, Hari Mustika, mengapresiasi pelantikan dan pengukuhan Koorwil FPII Kabupaten Bandung Barat. “Semoga ke depannya hubungan baik pemerintah daerah dengan insan pers semakin erat,” tuturnya.

Sekretaris Camat Cipatat, Opa berpesan jangan sampai berita yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Menjadi wartawan itu tugas mulia, tak bedanya dengan dokter, polisi, jaksa, maupun pengacara. Aturannya sangat ketat karena mengacu pada kode etik wartawan sesuai undang-undang pers, kalau ada yang melanggar maka ada sanksi berat,” tandasnya.

Dalam acara pelantikan tersebut, turut hadir pengurus dan jajaran pusat, Setwil Jawa Barat, Koorwil Bekasi, Koorwil Bogor, Perwakilan Kemenag Bandung Barat, perwakilan PWI Bandung Barat, Perwakilan Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat, Perwakilan Ormas Pemuda Pancasila, BBC, Bazzooke, Belanegara, dan unsur masyarakat lainnya. (cep)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close