CimahiPemerintahanRagam Terkini

Enam Pabrik Ketahuan Buang Limbah Pabriknya ke Citarum

CIMAHI – Sedikitnya enam pabrik di Kota Cimahi kedapatan membuang limbah ke sungai, tanpa pengelolaan yang baik. Akibatnya, aliran air menuju sungai Citarum tercemar. Bahkan, apabila terkena air tersebut maka, akan terasa gatal dan panas.

Itu merupakan hasil penyusuran Satuan Tugas Citarum Sektor 21 dalam kurun waktu dua hari sejak Sabtu 28 hingga Minggu 29 April 2018.

Komandan Sektor 21, Kolonel Inf Yusep Sudrajat mengatakan, sebetulnya di dalam pabrik memiliki instalasi pengelolaan air limbah (IPAL). Akan tetapi, alat tersebut tidak berfungsi secara maksimal.

“Percuma saja ada alatnya tapi gak bisa dipakai. Seharusnya difungsikan lagi demi menjaga kesehatan lingkungan,” katannya, Selasa (1/5/2018).

Pabrik yang diketahui telah mencemari aliran air sungai Citarum di wilayah Cimahi diantaranya, PT Mewah Niaga Jaya di Jalan Cokro Dikromo, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.

PT Trigunawan di Jalan Leuwigajah, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah.

PT Nisshimbo Indonesia yang berlokasi di Jalan Nanjung, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.

PT Pang Jaya Mulia Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan,

PT Ayutek di Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.

PT SIAP yang berlokasi di Jalan Nanjung, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan

Dia melanjutkan, untuk mengetahui lebih jelas lagi, pihaknya akan mengambil dokumen sampel air limbah dari semua air sungan yang sudah tercemar itu. Kemudian melaporkannya ke komando atas untuk segera ditindaklanjuti.

“Kita belum bisa masuk semua ke dalam pabrik, karena dikhawatirkan membahayakan anggota,” ujarnya.

Dia menegaskan, sejumlah pabrik di kawasan industri Kota Cimahi akan terus diawasi oleh Satgas Citarum Harum Sektor 21. Sebab, sebanyak 580 pabrik di Cimahi diduga masih banyak yang membuang limbah cair langsung ke anak sungai Citarum tanpa diolah terlebih dahulu.

“Ini sudah tugas kami untuk tetap mengawasi. Karena air limbah dari aliran sungai Cimahi sudah tidak sehat lagi. Warnanya pun berubah menjadi hitam dan berbusa. Tentunya ini tidak bisa dibiarkan. Harus ada tindakan,” tegasnya. (mon)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close