Jawa BaratPemerintahanRagam Terkini

Rakor Bersama Jarkom Desa, Hasilkan Ini

 

Ist
SEREMONIAL: Inilah kegiatan Rekor Bappeda Jabar bersama Jarkom Desa.

SUBANG- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat menggelar rapat koordinasi (Rakor) perencanaan pembangunan 2018 Sari Ater Hotel & Resort – Subang selama tiga hari 10–12 Juli 2018 yang menggaet Jarkom Desa.

Rakor mengambil tematik desa di batas wilayahJawa Barat dengan tajug “Visioner Kepala Desa Menuju Kemandirian Desa Melalui Inovasi Pengelolaan Potensi Desa dan Optimalisasi Penggunaan Sumber Pendanaan Desa”.

Kegiatan melibatkan Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat serta mengundang Dirjen PPMD Kementerian Desa PDTT serta menunjuk jarkom desa sebagai pendamping.

“Kegiatan rencananya akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan dihadiri perwakilan kepala desa, Bappeda dan dinas pemerdayaan masyarakat kabupaten yang berada di batas wilayah Provinsi Jawa Barat,” ujar Jaringan Komunukasi (Jarkom) Desa, Dimas Triambara, Minggu (14/7/2018).

Hari pertama rakor, seluruh peserta diberikan materi pengantar dari Kasubdirektorat Perencanaan dan Pembangunan Parsitisipatif, Winaryo. pada kesemptan itu memberikan gambaran umum tentang potensi desa yang dapat dioptimalkan sehingga dapat menciptakan inovasi.

Selanjutnya Sekretaris DPM-Desa Provinsi Jawa Barat, Drs.M.A. Afriandi, MT memaparkan pembinaan desa menggunakan model DLS (Desa Labotratorium Sinergitas) dengan outputnya terealisasinya pola dasar pembangunan desa dan kawasan perdesaan di Jabar.

“Kegiatan hari pertama ini dilanjutkan dengan FGD (Focus Group Discussion) membuka sesi pertama FGD dengan materi pengantar diskusi adalah “Inovasi Pengelolaan Potensi Desa melalui BUMDESA,” kata Dimas.

Dilanjutkan disesi berikutnya dengan materi pengantar diskusi “Metode Asistensi BUMDESA” mengarahkan seluruh peserta membuat ilustrasi Pemetaan Potensi Desa (Peta Ekonomi, Peta Sumber Daya Alam, Peta Layanan Dasar) sekaligus kegiatan di sesi 2 ini menjadi pengantar sebelum pelaksanaan kunjungan ke Desa Majasari–Indramayu sebagai desa objek studi/observasi.

Di hari kedua, seluruh peserta didampingi oleh BAPPEDA Jabar, DPM Desa Jabar dan Jarkom Desa berkunjung ke Desa Majasari yang pernah mendapatkan predikat desa terbaik regional dan Nasional pada 2016. Dalam kegiatan kunjungan tersebut, seluruh peserta selain berinteraksi dengan Kuwu (Red-Sebutan Kepala Desa) peserta pun di ajak meninjau sentra ekonomi di Desa Majasari yang dikelola oleh Badan Usaha Milik desa (Bumdes). Seluruh peserta secara berkelompok dipandu pendamping kelompok dari Bappeda yang sebelumnya diberikan arahan terlebih dahulu oleh Dimas Triambara dari Jarkom Desa.

“Target kegiatan kunjungan ini dapat melakukan pemetaan potensi yang berada di Majasari kemudian peserta memilah hal-hal yang memungkinkan dapat di aplikasikan di desa masing-masing sesuai arahan di sesi sebelumya,” tutur Dimas.

Di hari ketiga, kegiatan di isi dengan diskusi kelompok serta pemaparan masing-masing kelompok tentang hasil pemetaan potensi desa yang dilakukan di Majasari sebagai ilustrasinya. Kemudian masing-masing kelompok mengaplikasikannya dalam forum diskusi kelompok perihal pembentukan bumdes. Berdasarkan pemetaan potensi yang dilakukan masing-masing kelompok, maka diputuskan pula unit usaha sekaligus dengan struktur organisasi pengelola bumdes yang dilanjutkan menyusun rencana berdasarkan unit usaha dengan menggunakan kanvas model bisnis.

Rangkaian FGD ini dimasukan dalam agenda rapat koordinasi sebagai sarana pengarahan serta penajaman atas usulan-usulan perencanaan pembangunan yang dilakukan oleh desa, khususnya di Desa Batas Wilayah Provinsi Jawa Barat kepada BAPPEDA Provinsi Jawa Barat.
Rangkaian kegiatan selanjutnya setelah dilakukan FGD, seluruh peserta melakukan diskusi dengan BAPPEDA Jawa Barat untuk membahas usulan rencana pembangunan di masing-masing Desa. “Selama kegiatan antusias dan respon positif tidak hanya timbul dari peserta yang merupakan kepala desa namun, peserta yang merupakan Bappeda maupun DPM desa kabupaten ikut dalam gairah diskusi dalam kegiatan FGD tersebut,” tandas Dimas. (**)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close