Bandung BaratRagam Terkini

“Muka Akur Seperti Ditampar”, Pemprov Minta Maaf

foto dokumen ragam
Inilah spanduk baner yang memasang kesalahan logo KBB menjadi logo Kabupaten Bandung.

PADALARANG- Insiden memalukan terjadi. Logo kebesaran Kabupaten Bandung Barat menghilang dalam pelantikan enam kepala daerah hasil pilkada 27 Juni di Gedung Merdeka Bandung, Rabu (20/9/2018). Lambang itu diganti pihak penyelenggara, Pemprov Jabar menjadi logo Kabupaten Bandung.

Menjadi viral berita itu. Tampak jelas dalam spanduk baner berukuran 2×3 cm, logo KBB diganti logo Kabupaten Bandung. Sementara logo kota/kabupaten, di bawah tulisan itu terdapat enam lambang daerah yang kepala daerahnya dilantik. Paling atas terdapat lambang Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bekasi. Sedangkan di bawah terdapat lambang Kabupaten Purwakarta, Kota Sukabumi dan Kabupaten Sumedang. “Disengaja atau tidak ini seakan muka Pak Bupati/Wakil Bupati ditampar dipermalukan, masa logo KBB diganti dalam acara bersejarah itu,” kata Rahmat Khan Tokoh Pemuda Ngamprah. Sekecil apun, sebut Rahmat tidak bisa dianggap sepele. “Ini masalah fatal. Pengangantian logo pemerintahan tidak semudah membalikan telapak tangan harus melalui pengkajian,” katanya.

Sementara itu, Ketua KNPI KBB, Lili Supriatna Hambali mengaku kecewa dengan insiden kesalahan pemasangan logo itu. “Logo ini menjadi ruh kebanggan masyarakat KBB melambangkan kebesaran darah, jadi kami cukup kecewa kepada Pemprov Jabar dengan kejadian itu,” kata Lili. Menurut Lili, persoalan itu tidak hanya cukup dengan meminta maaf, tapi mesti ada keterangan secara jelas soal kesalahan itu. “Ya Akur juga harus bersikap jangan mau disepelekan, apakah Kabupaten Bandung juga tidak akan tersinggung,” katanya.

Dikutif dari detik.com, Kepala Bagian Humas Pemprov Jabar Azis Zulficar menyesalkan atas terjadinya kesalahan tersebut. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi.

“Kami menyesalkan dan meminta maaf atas kesalahan yang terjadi,” kata Azis, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (20/9/2018).

Pihaknya juga mengaku baru mengetahui adanya kesalahan pagi tadi. Pihaknya telah mencoba melakukan perbaikan, namun terkendala teknis sehingga tidak berhasil diganti.

“Untuk diganti di Asia Afrika susah karena sudah mepet. Baru ketahuan tadi pagi. Pas gladi juga kita enggak ngeh. Kita sudah mencoba melakukan perbaikan sebelum acara pelantikan tapi tidak bisa karena kendala teknis di percetakan. Tapi untuk yang di Gedung Sate kita sudah perbaiki,” ucapnya.

Selain itu, Pemprov Jabar melalui Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Pemprov Jabar akan mengirim surat permohonan maaf kepada Bupati Kabupaten Bandung Barat atas kesalahan yang terjadi.

“Tak kalah penting Pemprov Jabar selaku penyelenggara akan mengirim surat permohonan maaf kepada Bupati Kabupaten Bandung Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Pemprov Jabar,” ucapnya. (***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close