NgamprahPemerintahanRagam Terkini

Jadi Bupati KBB Sudah Garisan Tangan

 

Penandatangan serah terima jabatan dari Dadang M Ma’soem kepada Bupati KBB Aa Umbara Sutisna di Plaza KBB, Jumat (21/9/2018).

NGAMPRAH- Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengungkapkan jika dirinya sudah lama disebut bupati oleh Hengki Kurniawan, yang kini menjadi wakil bupati Bandung Barat periode 2018-2023. Hal itu diungkapkan Aa, dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan (Sertijab) Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat Dadang M Ma’soem kepada Aa Umbara sebagai bupati baru, Jum’at (21/9/18) di Ngamprah.

“Saya sudah dipanggil Pak Bupati oleh Kang Hengki ini, jauh sebelum kita dipaketkan. Entah mungkin garis tangan itu sudah dicatat sejak waktu itu juga oleh malaikat. Alhamdulillah, sekarang saya jadi juga bupati,” ucapnya,

Aapun menceritakan, kesan pertamanya pada Hengki cukup positif. Karena disaat obrolan itu, Hengki minta ijin untuk melakukan sholat wajib.

Kesan tersebut menambah keyakinan jika antara dirinya dengan Hengki, sudah ada camistry sehingga jargon Akur (Aa Umbara-Hengki Kurniawan) kemudian digulirkan dan berhasil juga. Aa berjanji akan mempertahankan sikap akur (kompak) itu dalam memimpin Bandung Barat hingga lima tahun ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Aa juga menggulirkan konsep perubahan bagi KBB. Namun untuk mewujudkan perubahan tersebut, kata Aa tidak bisa dilakukan hanya oleh dia dan Hengki saja. “Saya butuh dukungan dari semua pihak. Terutama para OPD (organisasi perangkat daerah), hayu urang lumpat (ayo kita berlari),” ucapnya.

Lari yang dimaksud Aa adalah bekerja keras untuk mewujudkan KBB yang lebih maju. Bagi para birokrat yang tidak bisa diajak lari, Aa mengancam mereka untuk ditinggalkan.

“Bagi yang tidak bisa lari, lebih baik parkir saja. Karena bagaimana kita bisa maju, kalau bekerja lamban,” pungkasnya.  ***

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close