AdvetorialPadalarangPariwisataRagam Terkini

Bupati Bertemu dengan Formacib, Ini yang Dibahas

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat berkunjung ke Situ Ciburuy dan berremu dengan Formacib baru-baru ini.

PADALARANG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menunjukkan keseriusan menata kawasan objek wisata Situ Ciburuy. Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengunjungi kawasan tersebut dan bertemu dengan Forum Masyarakat Cinta Ciburuy (Formacib) di Sekretariat Formacib Pulo Situ Ciburuy baru-baru ini.

Pada kesempatan itu, Umbara berbincang ringan dengan masyarakat juga Pengurus Formacib serta Pengelola Pulo Situ Ciburuy. Kedatangan bupati yang lekat dengan jargon “Bandung Barat Lumpat” untuk melihat dari dekat keberadaan Pulo Situ Ciburuy dengan lingkungan sekelilingnya yang mengalami kekeringan.

“Saya prihatin dengan keadaan seperti ini. Ciburuy dulu dengan sekarang jauh perbeda. Dulu airnya bersih dan selalu bertahan debitnya, sekarang airnya kotor dan banyak sampah belum lagi dengan keadaan bangunan yang menutupi keindahan Situ Ciburuy hampir menutupi pinggiran Situ Ciburuy yang merupakan destinasi wisata di Bandung Barat,” kata Umbara.

Seharusnya, sebut Umbara, tempat wisata ada nilai jual untuk didatangi para pelancong. Ciburuy merupakan situ tadah hujan dan merupakan salah satu situ yang biasa mengaliri air untuk irigasi ke Purabaya dan Cimeta. Namun karena tidak ada pengaturan yang baik dari UPT Pengairan KBB serta tidak berfungsinya Irigasi Cuhcur yang bisa mengalirkan air ke Situ Ciburuy, menjadi penyebab debit air Situ Ciburuy selalu menyusut. “Sumber air Situ Ciburuy selain dari Irigasi Cuhcur juga dari Cilangana sebelah barat Situ Ciburuy sekarang tidak berfungsi karena tertutup oleh pabrik marmer sama halnya dengan Irigasi Cuhcur sekarang tidak bisa lagi mengalirkan airnya karena sudah rusak,” terang Ketua Formacib, Agus Ajhe disela diskusi dengan bupati.

Menurut Agus, dulu kedalaman Situ Ciburuy mencapai tiga meter. Tapi saat ini tinggal sebahu orang dewasa dan makin terlihat dasar situ yang dulunya tertutup oleh air. “Insya Allah Senin (15/10/2018) kami dengan para pengurus akan mengunjungi BBWS bersilaturahmi mencari solusi agar debit air situ tetap stabil,” tandasnya.

Bincang ringan penuh keakraban dan penjelasan dari bupati cukup dipahami Formacib. Pembangunan kawasan Situ Ciburuy masyarakat sendiri yang akan menikmatinya dari peningkatan ekonomi dari pendapatan asli daerah (PAD) demi keberlangsungan pembangunan di KBB. Bupati berharap kepada Formacib agar supaya bisa ikut berpartisipasi juga dapat mensosialisasikan program pemerintah untuk kawasan Wisata Situ Ciburuy. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close