Ragam Terkini

PGRI Jabar Giring Anggotanya Berpolitik Praktis?

 

PADALARANG– Di luar dugaan, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Barat ‘menggiring’ anggotanya untuk berpolitik praktis.

Melalui surat tugas bernomor: 133/Tgs/JBA/XXI/ 2018 menugaskan kader terbaiknya untuk menjadi anggota legislatif pada Pileg 17 April 2019 kepada Drs Juhro, MM Caleg DCS Nomor Urut 2 untuk DPRD KBB dapil 3 Kecamatan Lembang, Parongpong dan Cisarua. Surat itu ditandatangani oleh Ketua PGRI Jawa Barat, Dr. H. K Edi Permadi, M.M.Pd dan Sekretaris Umum

Surat tugas itu, nampaknya berdasarkan pada keputusan kongres XXI PGRI Tahun 2013 tentang pokok-pokok program umum butir 13 yang menyebutkan “Memperjuangkan penempatan kader PGRI dalam jabatan eksekutif maupun legislatif untuk kepentingan pencapaian kepentingan tujuan organisasi”.

Wakil Ketua PGRI KBB, Jalaludin mengatakan, PGRI sebagai tempat berhimpunnya segenap guru dan tenaga kependidikan lainnya merupakan organisasi profesi, perjuangan dan ketenagakerjaan yang berdasarkan Pancasila, bersifat unitaristik, independen, dan nonpartisan, secara aktif menjaga, memelihara, mempertahankan, dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa yang dijiwai semangat kekeluargaan, kesetiakawanan sosial yang kokoh serta sejahtera lahir batin, dan kesetiakawanan organisasi baik nasional maupun internasional.

“PGRI beserta seluruh anggotanya secara terus-menerus berupaya mewujudkan pengabdiannya melalui profesi guru dan tenaga kependidikan lainnya, membina serta mengembangkan pendidikan dan kebudayaan bagi pembangunan Indonesia dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945,” kata Jalal.

Soal surat dukungan itu, Jalal mengatakan, “Itu sifatnya pribadi bukan organisasi,” sebutnya.

Mantan Ketua PGRI KBB, Adung mengatakan jika PGRI merupakan organisasi guru yang independent.

“Kalau suarat dukungan saya tidak paham karena PGRI non partai politik jadi silakan tanya provonsi saja, ka AD RTnya juga sudah jelas,” sebutnya.

Sekretaris PGRI KBB Iing Hartawan mengaku tidak mengetahui prihal surat dukungan dari PGRI Jawa Barat kepada salah satu caleg di KBB. “Saya tidak pegang surat dukungannya. Silakan saja tanya kepada provinsi,” sebutnya.

Sekrtaris Umum PGRI Jawa Barat, Drs H. Dede Amar enggan mengomentari masalah itu. “Silahkan Hubungi Pak ketua (PGRI Jabar, red) maaf saya lagi manasik,” katanya.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menyesalkan adanya upaya PGRI untuk penggiringan salah satu calon di pileg 2019. “Saya sudah tahu suratnya. Harusnya jangan seperti itu pakai surat segala,” sesal Bupati. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close