NgamprahPemerintahanRagam Terkini

Apel Pagi, Bupati Wajibkan ASN KBB Pakai Baju Muslim Tanpa Sarungan

 

 

foto islustrasi
Sejumlah santri saat apel peringatan Hari Santri Nasional.

NGAMPRAH— Peringatan Hari Santri Nasional, langsung direspon oleh Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.

Umbara langsung mengeluarkan imbauan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan KBB untuk menggunakan pakaian muslim.

“Betul. Untuk menghargai dan menghormati Hari Santri Nasional sebaiknya apel besok (Senin 22/10/2018) pakai baju muslim, koko dan kopeah. Untuk perempuan putih-putih. Terima kasih atas perhatiannya dan mohon di infokan keseluruh ASN KBB,” ujar Umbara, Minggu (21/10/2018) dalam pesan whatsapp yang diterima redaksi.

Kendati begitu, bupati tidak mengintruksikan ASN laki-laki untuk mengenakan sarung. Semantara Pemprov Jabar melalui surat imbauannya mewajibkan ASN pria mengenakan koko dan sarungan. “Ah KBB mah celana we bilih kaget be2x,” kata bupati.

Ketua MWC NU Saguling, Rahman Ependi mengapresiasi langkah bupati KBB mewajibkan ASN KBB mengenakan baju muslim sebagai penghargaan Hari Santri Nasional. “Kami atas nama warga Nahdliyin mengucapkan terima kasih kepada Pak bupati atas responnya mewajibkan ASN mengenakan pakaian muslim sebagai penghargaan peringatan Hari Santri Nasional,” sebut Arman.

“Cocok tah mun kitu mah, di KBB pan banyak pesantrena, jadi sudah sepantasnya bupati respek ke acara-acara anu bernuansa pasantren,” kata warga Nahdliyin, Rifqi Ahmad Sulaiman.

“Cocok disarung sadinteun mah,” kata Edi Rusyandi Ansor Jabar.

Kepala BKD KBB, Agus Maolana malah merespon jika ASN KBB diwajibkan pakai sarung pada apel pagi. “Resep pake sarung,” katanya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close