AdvetorialNgamprahRagam Terkini

Diharganas Bupati Umbara Bilang Begini

 

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna Bersama Kepala Dinas DP2KB, Asep Wahyu saat acara Peringatan Hari Keluarga Ke XXV Tingkat Kab. Bandung Barat Tahun 2018 di Lapang Plaza Mekarsari, Ngamprah, Rabu (24/10/2018).

NGAMPRAH – Keluarga merupakan pranata sosial pertama yang memiliki fungsi strategis dalam membekali nilai-nilai kepada seorang anak manusia serta sebagai lingkungan hidup primer dan fundamental tempat terbentuknya pribadi seseorang melalui nilai agama, kemanusiaan, sosial, kebangsaan serta nilai moral yang didapatkannya.

“Kualitas keluarga sangat mempengaruhi kualitas seseorang. Dengan demikian, kondisi suatu keluarga sangat berpengaruh terhadap kualitas bangsa dan negara,” ungkap Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna dalam Peringatan Hari Keluarga Ke XXV Tingkat Kab. Bandung Barat Tahun 2018 di Lapang Plasa Mekarsari, Ngamprah, Rabu (24/10/2018).

Jadi, Bupati menambahkan, keluarga adalah pilar utama dalam pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera.

Menurutnya, peringatan Hari Keluarga ini bertujuan untuk mengingatkan kembali Pemerintah, Pemerintah Daerah, mitra kerja dan swasta tentang pentingnya penerapan 8 fungsi keluarga (agama, aosial, budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosial dan pendidikan, ekonomi serta lingkungan) yang dioptimalkan melalui 4 konsep pendekatan keluarga.

“Yaitu, keluarga sebagai tempat berkumpul seluruh anggotanya tanpa diganggu oleh gadget, televisi maupun alat elektronik lainnya. Keluarga sebagai tempat berinteraksi melalui komunikasi yang berkualitas. Keluarga sebagai sarana untuk lebih berdaya untuknmeminimalisir ketergantungan terhadap pihak lain. Dan keluarga sebagai tempat peduli serta berbagi,” jelasnya.

Bupati menyadari bahwa pendekatan pembangunan daerah bertumpu pada pembangunan manusia yang berawal dari kelurga sebagaimana tersirat dalam Visi Bandung Barat AKUR (Aspiratif Kreatif Unggul dan Religius) berbasis pengembangan ekonomi, optimalisasi sumber daya alam dan kualitas sumber daya manusia.

“Saya mengajak seluruh pihak segera merapatkan barisan bergerak bersama dengan Visi AKUR dan jargon Bandung Barat Lumpaaat untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat,” ucapnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close