Ragam Terkini

Satu Jam, Operasi Bocah Tersendak Peluit Sukses

 

BANDUNG—Operasi Asep Yaya (9) bocah yang menelan peluit warga Kampung Cimalang, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling KBB sukses.

Tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berhasil mengangkat peluit yang tersendak di tubuh Asep Yaya (9). Proses pengangkatan peluit ukuran kecil memakan waktu kurang satu jam.

“Jadi hari ini sudah dilakukan tindakan dan peluitnya berhasil dikeluarkan. Kelihatannya setengah jam (proses) pengangkatan,” kata Kepala KSM Ilmu Kesehatan THT-KL RSHS Bandung, Lina Lasminingrum, di RSHS Bandung, Jalan Pasteur.

Lina mengatakan peluit bukan ketelan melainkan tersedak. “Kalau menelan, enggak bunyi (peluitnya),” ujar Lina.

Menurutnya, keberadaan peluit ini tersangkut di percabangan utama bronkus kiri. Posisi peluit diketahui melalui bunyi yang keluar saat bocah itu bernafas. Sebab saat rontgen tidak memperlihatkan posisi peluit.

“Memang tidak terlihat dalam rontgen karena plastik. Untungnya peluit, ada bunyinya, bunyinya sendiri memberikan arahan pada kita posisinya di mana. Baru kita ambil pakai endoskopi,” tutur Lina.

Meski sudah dua bulan bersarang di tubuh Asep, peluit itu tidak berdampak terhadap gangguan pernafasan. Usai operasi, tim dokter akan melakukan obeservasi lebih lanjut. Dia memperkirakan Asep sudah bisa pulang dari rumah pada Jumat 21 Desember 2018.

“Kalau baik mah pulang. Perawatan mungkin sehari kita observasi. Mungkin besok pulang,” kata Lina.

Kadinkes KBB, Hernawan Wijanarko mengatakan, pihaknya langsung mengambil tindakan membawa ke RSHS untuk memulihkan kondisi pasien. “Alhamdulilah kondisi pasien sudah bisa dipulihkan setelah hampir satu jam dalam penanganan tim medis dokter RSHS,” tuturnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close