Ragam Terkini

Dinkes Pastikan Pelayanan BPJS RSUD Cikawet Kembali Normal

 

Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjajanto .

NGAMPRAH– Setelah sempat terhenti pelayanan BPJS di RSUD Cikalongwetan KBB, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat memastikan jika pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat kini sudah kembali berjalan normal. Hal ini berdasarkan Surat Kepu­tusan Menteri Kesehatan Nomor HK.03.01/Men­kes/18/2019 tentang Per­panjangan Kerja Sama Ru­mah Sakit dengan BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjajanto membenarkan, jika saat ini pelayanan BPJS di RSUD Cikalongwetan sudah mu­lai berjalan kembali. Dirinya juga tidak menampik, jika sebelumnya pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD tersebut sempat dihentikan sejak keluar SK Menkes Nomor HK.03.01/Menkes/768/2018 pada 31 Desember 2018. Dalam surat itu, Menkes hanya merekomendasikan perpanjangan kerja sama BPJS untuk 551 RS di seluruh Indonesia.

“Saat ini layanan BPJS di RSUD Cikalongwetan sudah kembali normal sehingga masyarakat juga tidak usah khawatir. Dalam surat per­tama, di KBB ada 2 RS yang tidak masuk rekomendasi, yaitu RSUD Cikalongwetan dan RS IMC. Namun, sete­lah kami koordinasi lebih lanjut dengan BPJS Cabang Cimahi, akhirnya keluar surat yang kedua, di mana kedua RS tersebut akhirnya masuk rekomendasi,” kata­nya di Ngamprah, Selasa (8/1/2019).

Dalam SK Kemenkes ter­tanggal 31 Desember 2018, syarat kerja sama dengan BPJS Kesehatan di antara­nya bahwa RS harus sudah memiliki akreditasi. Namun pada akhir 2018, ada 616 RS yang belum terakredi­tasi. Dengan berbagai per­timbangan, Kemenkes tetap merekomendasikan 551 RS di antaranya untuk tetap melayani BPJS Kesehatan.

Hernawan mengakui, RSUD Cikalongwetan se­bagai rumah sakit yang baru berdiri belum memiliki akreditasi. Bahkan, dua RSUD lainnya, yakni RSUD Cililin dan RSUD Lembang juga belum terakreditasi.

“Namun, kami tunjukkan bahwa proses akreditasi ini sedang ditempuh. Dan tentu saja, belum memiliki akreditasi bukan berarti rumah sakit tersebut tidak punya standar pelayanan yang baik,” katanya.

Direktur RSUD Cika­longwetan Ridwan Abdul­lah Putra membenarkan, RS yang dipimpinnya kini kembali melayani pasien BPJS. “Pelayanan sempat terhenti satu hari karena ada surat dari Kemenkes itu. Namun, sekarang sudah berjalan lagi,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, pasien BPJS mendominasi kun­jungan ke RSUD Cikalongwe­tan. Sebagian besar pasien tersebut berasal dari Bandung Barat, tetapi ada juga yang dari daerah sekitar. Sejauh ini, semua pasien tersebut bisa ditangani oleh petugas rumah sakit.

Pelayanan BPJS Kesehatan di RS tersebut baru dibuka pada 1 Oktober 2018 sete­lah penandatanganan nota kesepahaman dengan BPJS Kesehatan Cabang Cimahi. Sebelum pelayanan ini di­buka, banyak pasien asal Bandung Barat yang dirujuk ke RS di daerah lain, se­perti RS Cibabat di Cimahi dan RSHS di Bandung.

“Kami siap melayani ma­syarakat yang memiliki kartu BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close