Ragam Terkini

Pencetakan e-KTP di Kecamatan KBB Terkendala Blongko, Ini Kata Dewan Teddy

 

Teddy Heryadi

CILILIN—Kebijakan pencetakan Kartu Elektronik Tanda Penduduk (e-KTP), di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ternyata belum ditunjang dengan penyedian blangkonya.

Hampir dua minggu ini, penyetakan e-KTP di Kecamatan Cililin terpaksa harus dihentikan sementara lantaran blankonya kosong.

Karuan saja membuat warga yang hendak mencetak e-KTP harus menelan kekecewaan. “Saya bolak balik ke sini (Kecamatan Cililin, red) tapi belum jadi juga karena blangkonya kosong,” kata Rahmat, 36, warga Jalan Radio Cililin.

Nada sama dilontarkan Asep, 35, mengaku e-KTP nya tak kunjung selesai lantaran kahabisan blangko. “Saya tiap ke kecamatan jawabannya belum jadi karena kehabisan blangko,” sebut Asep.

Masalah itu pun, banyak warga yang berbodong-bondong mendatangi Anggota DPRD KBB daerah pemilihan Cililin, Teddy Heryadi. Politisi Hanura ini mengaku tiap hari mendapat keluhan dari warganya soal e-KTP yang tak kunjung selesai.

“Ok sih di kembalikan ke kecamatan. Tapi kalau hampir dua minggu blangkonya tidak ada bagiamana bisa mencetak KTP,” kata Teddy kepada ragam, Rabu (9/1/2019).

Pihaknya lansung terjun melihat masalah itu lke Kecamatan Cililin. Saat di cek dirinya, jika blangko e-KTP tidak ada sementara tinta ada. “Jadi fungsinya printer buat apa atuh kalau blangkonya tidak ada,” ungkapnya.

Teddy mengaku, dirinya kecewa melihat pelayanan pencetakan e-KTP gara-gara blangko kosong. “Jadi percuma saja kecamatan mau cetak e-KTP juga kalau hampir dua minggu blangkonya tidak dikirim dari Dinas Kependudukan,” tuturnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil KBB, Wahyu Diguna mengatakan, keterbatas blangko yang disediakan pemerintah pusat menjadi salah satu faktor terkendalannya pencetakan e-KTP di setiap kecamatan. “Jadi kami prioritaskan yang datang langsung ke dinas untuk sementara waktu,” kata Wahyu.

Wahyu mengatakan, balngko yang disediakan dinas terbatas di angka 500 hingga 1000 blangko. “Jadi kami batasi hanya 350 blangko dalam sehari,” ungkapnya.

Sementara pihaknya harus menyelesaikan pencetakan e-KTP untuk KBB sebanyak 60 ribu. “Kita upayakan jemput bola ke tiap kecamatan dan sudah berlangsung tapi saat ini kami gilir dulu dan batasi sebelum ketersedian blangko terpenuhi dari pusat,” tandasnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close