Ragam Terkini

Baliho SBY Dirusak di Rancaekek

foto ilustrasi

RANCAEKEK – Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Rancaekek (Panwascam) menerima laporan dari Tim Relawan Sahabat Idat (Sahadat), Calon Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Demokrat Idat Mustari, terkait dugaan perusakan baliho bergambar Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Kelurahan Kencana Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung.

“Sebenarnya ini baliho pencalonan saya sebagai caleg dari Partai Demokrat. Di balihonya ada gambar Pak SBY bersama gambar saya. Nah, kedua gambar ini yang dirusak, dicorat-coret oleh oknum tidak bertanggungjawab,” ungkap Idat usai melapor di Sekretariat Panwascam Rancaekek, Kamis (10/1/19).

Idat mengatakan tim relawan pertama kali menemukan perusakan tersebut pada hari Minggu (6/1) lalu. Ia menyesalkan perusakan ini sebab SBY sebagai Presiden RI ke-6 merupakan simbol negara.

“Secara pribadi saya tidak mempermasalahkan foto saya dicorat-coret, bahkan dirusak sekalipun. Tapi saya benar-benar sedih,  dan sangat tidak rela ketika foto orang yang saya hormati Bapak SBY dicorat-coret  seperi itu.

Pihaknya berharap agar Panwascam dapat menangani perusakan alat peraga kampanye (APK) itu, agar tidak terjadi lagi pada peserta pemilu lainnya. “Saya menyerahkan kepada Panwascam Rancaekek untuk menindaklanjuti laporan kami,” kata Idat

Menanggapi hal ini, Ketua Panwascam Rancaekek Yeni Herlina menyatakan untuk sementara pihaknya menerima laporan dari Tim Relawan Sahadat tersebut, dan akan mengkaji lebih lanjut terkait pelanggarannya.

“Kami menerima laporannya. Pelapor sudah mengisi Form Pengaduan Pelanggaran dan Hak Pilih Pemilu Pilpres – Pileg 2019, untuk selanjutnya kami akan kaji laporannya,” kata Yeni di Sekretarian Panwascam Rancaekek.

Meskipun sebenarnya, tukas Yeni, menurut Surat Edaran KPU Nomor 1096 itu terkait pemeliharaan APK yang telah diserahkan kepada tim kampanye menjadi tanggungjawab peserta pemilu dalam hal ini tim dari caleg itu sendiri.

“Jadi, apabila terjadi kerusakan terhadap APK yang telah diserahkan kepada peserta pemilu, hal itu dapat diganti pada APK yang rusak, dengan jenis, spesifikasi, dan alokasi yang sama,” terangnya.

Pihaknya mengimbau agar tidak lagi terjadi pengrusakan APK seperti ini karena selain merupakan pelanggaran, juga dapat berpotensi memancing suasana menjadi tidak kondusif. *

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close