Ragam Terkini

Januari Ini, Tunjangan Pejabat KBB Naik

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat memimpin apel pagi.

NGAMPRAH–  Sejak Januari 2019, setiap pejabat di Bandung Barat mendapatkan kenaikan tunjangan. Tanpa menyebutkan besaran kenaikan tunjangan, Plt Sekda KBB Asep Ilyas berharap, melalui sistem absensi elektronik mampu menumbuhkan kesadaran pegawai untuk meningkatkan kedisiplinan.

“Berdasarkan kebijakan pak bupati, betul tahun ini ada kenaikan tunjungan pegawai. Termasuk pegawai lainnya seperti TKK ada kenaikan gaji, untuk besarannya tinggal ditanyakan ke dinas teknis. Justru dengan kenaikan ini tujuannya agar kinerja ASN di Bandung Barat bisa lebih meningkat dan dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih. Lebih dari itu, semua ASN harus bisa menjabarkan visi AKUR di tengah masyarakat,” terangnya.

 

Pemkab Bandung Barat menerapkan sistem absensi elektronik finger print (absensi berbasis sidik jari) sejak Senin (7/1/2019) lalu bagi  seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Sistem finger print juga diberlakukan pada jam masuk kerja pukul 07.00 hingga jam pulang kerja pukul 16.00. Menurutnya, sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan kerja untuk datang dan pulang tepat waktu. Sehingga segala pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik. “Jika satu kali tidak melakukan finger print, maka pegawai tersebut akan dikenakan potongan TPP (tunjangan prestasi pegawai) sebesar 4 persen. Tinggal dihitung saja akumulasi setiap bulan berapa kali tidak hadirnya,” katanya.

Selain meningkatkan kedisiplinan ASN, pihaknya juga saat ini tengah menjalankan program apel setiap hari mulai dari Senin-Kamis. Hal itu dilakukan untuk lebih mendekatkan komunikasi antara pimpinan dan bawahan di masing-masing dinas. “Untuk Senin itu apel bersama gabungan dinas. Sementara, untuk Selasa-Kamis dilakukan di masing-masing dinas. Untuk Jumat tidak dilakuan apel, karena diisi dengan salat subuh berjamaah dan kegiatan olahraga. Dan itu sudah mulai berjalan seperti d Diskominfo, Dinas Koperasi dan UMKM serta beberapa dinas lainnya,” terangnya.

Asep menambahkan, kegiatan yang dilakukan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna saat ini, merupakan
bagian dari upaya untuk membawa Bandung Barat lebih maju. Seperti menggerakan salat subuh berjamaah, salat dhuha, apel pagi serta kunjungan langsung ke tengah masyarakat.

“Justru ke depannya, ketika pak bupati sibuk dan tidak bisa hadir, maka para ASN ini diharapkan bisa membiasakan diri serta melanjutkan kegiatan salat subuh berjamaah, kedisiplinan apel pagi dan lain-lain. Saat ini pak bupati terus melakukan konsolidasi dengan setiap dinas agar visi AKUR ini benar-benar bisa dijalankan dengan baik,” pungkasnya.(***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close