Ragam Terkini

Ketua Garda Nasdem KBB Bidik Kaum Milenial Dipemilu 2019

Ketua Garda Nasdem KBB, Rian Firmansyah

NGAMPRAH—Ketua Garda Nasdem KBB, Rian Firmansyah mengatakan, target Partai Nasdem secara nasional sudah jelas yakni tiga besar, tinggal bagaimana sebagai pengurus DPD Garda Pemuda Nasdem KBB lebih mempertajam strategi yang sudah dimandatkan Partai Nasdem.

“Khusus untuk kaum milenial, tinggal kita lebih strategi meluluhkan milenial harus di mulai dari menganalisis karakter mereka sampai pada tahap eksekusi strategi lebih dimatangkan,”ujar Rian, Minggu (13/1/2019).

Ketua Umum Garda Pemuda Nasional Demokrat (Nasdem) Prananda Surya Paloh mengatakan agara seluruh kader-kadernya di semua tingkatan untuk membantu Nasdem meraih posisi tiga besar di Pemilu 2019.

Nah untuk bisa mencapai target tersebut, Prananda mengatakan GP, Nasdem akan fokus mendulang suara dari pemilih milenial. “Diperlukan sebuah gerakan ekstra. GP Nasdem siap mendukung Partai Nasdem meraih posisi tiga besar lewat pemilih pemula yang suaranya besar di Pemilu 2019,” ujar Prananda saat memimpin rapat pimpinan nasional GP Nasdem di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (12/1/2019).

Dia menjelaskan, GP Nasdem akan melakukan sejumlah strategi yang out of the box seperti mengadakan lokakarya, pelatihan politik, dan kegiatan lainnya yang dikemas menarik milenial. “Workshop politik secara khusus akan kami berikan ke anak-anak milenial, khususnya mengenai pemahaman tentang golput,” kata dia.

Ketika ditanya mengenai elektabilitas Nasdem yang masih 2,8 persen berdasarkan survei LSI Denny JA per Desember 2018, Prananda meyakini caleg muda Nasdem mampu mendongkrak elektabilitas dan bisa lolos dari ambang batas sebesar 4 persen. “Saya tekankan sekali lagi, kekuatan kiami ada pada caleg. Ya mungkin bisa dikatakan Nasdem bisa lebih dari hasil Pemilu tahun 2014, yakni sebesar 6,7 persen,” ujar Prananda.(***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close