Ragam Terkini

Diduga Mengejar Absensi Apel Pagi Takut Gaji Dipotong, ASN KBB Alami Kecalakaan

ASN ini mengalami kecelakaan tepat di jalan utama menuju pintu masuk Pemda KBB diduga gara-gara mengejar absensi apel pagi di Pemda KBB.

NGAMPARAH–Nasib nahas dialami Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda KBB. Belum diketahui identitas secara pastinya, lewat viral vidio, ASN ini mengalami kecelakaan serius diduga gara-gara mengejar absensi apel pagi di Pemda KBB.

Kecelakaan tepat masuk pintu gerbang Pemda KBB, Senin (18/2/2019). Akibatnya kemacetan cukup panjang.

Korban ASN KBB

Dalam vidio itu, motor korban nampaknya beradu dengan kendaraan lainnya. Tampak terlihat jelas dua korban tergeletak di aspal setelah kendaraan mereka saling beradu.

Korban mengalami pendarahaan di wajah dan langsung dilarikan ke RS Kawaluyaan Kota Baruparahyangan.

Belakangan ini, Pemda KBB memperketat soal absensi apel pagi untuk meningkatkan kinerja ASNnya. Pemkab Bandung Barat menerapkan sistem absensi elektronik finger print (absensi berbasis sidik jari) sejak awal tahun bagi  seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sistem finger print juga diberlakukan pada jam masuk kerja pukul 07.00 hingga jam pulang kerja pukul 16.00. Hal itu disampaikan Pejabat Sekda Bandung Barat, Asep Ilyas di Ngamprah, baru-baru ini.

Menurutnya, sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan kerja untuk datang dan pulang tepat waktu. Sehingga segala pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik. “Jika satu kali tidak melakukan finger print, maka pegawai tersebut akan dikenakan potongan TPP (tunjangan prestasi pegawai) sebesar 4 persen. Tinggal dihitung saja akumulasi setiap bulan berapa kali tidak hadirnya,” katanya.

Asep mengutarakan, pemotonan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, sejak Januari 2019 ini, setiap pejabat di Bandung Barat mendapatkan kenaikan tunjangan. Tanpa menyebutkan besaran kenaikan tunjangan, Asep berharap melalui sistem ini mampu menumbuhkan kesadaran pegawai untuk meningkatkan kedisiplinan.

“Berdasarkan kebijakan pak bupati, betul tahun ini ada kenaikan tunjungan pegawai. Termasuk pegawai lainnya seperti TKK ada kenaikan gaji, untuk besarannya tinggal ditanyakan ke dinas teknis. Justru dengan kenaikan ini tujuannya agar kinerja ASN di Bandung Barat bisa lebih meningkat dan dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih. Lebih dari itu, semua ASN harus bisa menjabarkan visi AKUR di tengah masyarakat,” terangnya. (***)


Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close