Ragam Terkini

APK Caleg yang Melanggar Ditertibkan

NGAMPARAH – Badan Pengawas Pemilu (Ba­waslu) Kabupaten Bandung Barat mulai menertibkan alat peraga kampanye pemilu yang dianggap melanggar estetika.

Mana saja? Daerah pemilihan (Dapil) tiga yakni Parongpong dan Lembang menjadi fokus Ba­waslu untuk ditertibkan. Ko­misioner Bidang Penindakan Bawaslu KBB Ai Wildani Sri Aidah menyebutkan, kali ini merupakan penertiban APK tahap kedua.

Sasaran penertiban ialah APK yang terpasang dan me­langgar aturan terutama di jalan protokol. Sebab dalam pemasangan APK ada aturan yang harus ditepati oleh par­tai maupun caleg, baik dari aspek ukuran maupun pe­nempatan.
“Langkah pertama sudah kita gelar penertiban di Ke­camatan Ngamprah. Sekarang penertiban fokus di Paron­gpong dan Lembang dan hasil sementara ada 370 APK yang ditertibkan,” sebut Ai saat ditemui di sela-sela pe­nertiban.

Dia mengemukakan, pener­tiban APK yang melanggar itu dilakukan didasarkan pada ketentuan PKPU dan Perda KBB Nomor 12 tahun 2013 tentang Ketertiban, Kebersi­han dan Keindahan (K3).

Oleh karena itu pemasangan APK di tiang listrik, dipaku, di pasang pada instansi pen­didikan, masjid, terminal, dan pelayanan publik lainnya tidak diperbolehkan.

Menurutnya penertiban yang dilakukan juga sebagai ba­gian dari asas berkeadilan kepada seluruh peserta pe­milu. Jangan sampai karena caleg tersebut memiliki ba­nyak APK maka memasang dimana saja tanpa mengin­dahkan aturan.

Sejauh ini APK yang banyak ditertibkan adalah jenis ba­liho, spanduk, dan pamplet caleg DPRD kabupaten, pro­vinsi, dan pusat, yang dipaku di batang pohon. (***)
Digiprove sealCopyright secured by Digiprove
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close