PadalarangPeristiwaRagam Terkini

Nama Baik RSCK Kota Baru Parahyangan Dipertaruhkan

Akui Keteledoran Kasus Bayi Pejabat KBB yang Nyaris Tertukar

 

foto internet
Pelayanan pasien di RSCK Kota Baru Parahyangan.

PADALARANG— Tak mau kasus tersebut hingga berlarut-larut, pihak manajemen Rumah Sakit Cahaya Kawaluyaan (RSCK) Kota Baruparahyangan Padalarang angkat bicara.

Pihak RSCK mengakui keteledoran pegawainya yang nyaris bayi Asisten 1 Bidang Pemerintahan KBB Pemkab Bandung Barat, Aseng Djunaedi nyaris tertukar.

“Panduannya sudah ada. Tapi ada yang terlewatkan. Inilah yang menjadi PR (pekerjaan rumah) kami,” ujar Kepala Humas dan Pemasaran RSCK Erlinawati didampingi Veronica Murti ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya seraya menyatakan, permohonan maaf pada pihak pasien dan keluarganya atas ketidak nyamanan tersebut. “Kita sudah mendatangi Bu Ayi Ratna waktu di Rumah Sakit Adven dan menawarkan untuk membawa bayinya supaya dirawat kembali di rumah sakit kami. Kita akan jemput dengan ambulance. Kejadian itu tidak kami inginkan juga,” ucapnya.

Terlebih dari pihak yayasan yang menekankan agar pelayanan pada pasien diutamakan. Namun semuanya di luar kehendak pihak manajemen.

“Keinginan kita memang tidak selalu mulus. Ada saja hambatannya,” tutur Erlina.

Kondisi saat itu pun, kemungkinan yang menjadi pemicu dikeluhkannya pelayanan. Membludaknya pasien di IGD membuat pelayanan pada keluarga Aseng tidak sesuai harapan. “Waktu itu pasien ada sekitar 30-40 orang. Jadi kemungkinan kondisi emergensi jadi pelayanannya terganggu juga,” ucapnya.

Untuk SOP pelayanan pasien yang dipersoalkan Aseng, Erlina mengatakan jika prosedur kebijakan sudah ada sesuai garisnya. Namun terjadi sesuatu sehingga ada fase yang terlewatkan.

Meskipun demikian, manajemen tidak memberikan toleran terhadap mereka yang memberikan pelayanan kurang bagus. Mereka dipastikan akan memberikan punishment. “Untuk punishment-nya kami serahkan pada pimpinan dan sekarang lagi berproses. Karena ini merugikan kami juga. Ya kredibilitas kita juga dipertaruhkan,” pungkasnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close