Hukum & KriminalNgamprahPolitikRagam Terkini

Panwascam Sindangkerta Ngaku Diintimidasi

NGAMPARAH— Ancaman mundur massal anggota Panwascam Sindangkerta jelang pencoblaosan ternyata berbuntut panjang. Mantan Ketua Panwascam KBB, Iman Firmansyah mengaku mendapat intimidasi juga bujuk rayu dan dianggap memutar balikan fakta untuk memcah belah Bawaslu KBB. “Yang intimidasi oknum bawaslu ada juga staf panwas kecamatan Sindangkerta divisi lainnya,” kata Iman kepada wartawan media ini, Kamis (11/4/2019).

Iman mengaku, sempat dipanggil pascaada gerakan mundur massal itu. “Kami ditakut-takuti kalau berhenti dari panwscam disuruh tanda tangan apa gitu dan sebagainya,” ungkapnya.

Pihak kata Iman, tetap menuntut keadilan pemecatan dirinya yang dituding telah melanggar kode etik lembaga dengan sangkaan menggiring kepada salah satu calon. “Kami tunggu proses aduan kami seperti apa dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat apakah tetap atau ada perubahan,” ungkapnya.

Tidak hanya Bawaslu Provisin Jawa Barat, Iman bersama reng-rengan akan menyampaikan tindakan Bawaslu KBB itu ke bawaslu pusat. “Mudah-mudahan kasus ini menjadi pembelanjaran pelanggaran wewengan jangan sampai terjadi lagi oleh pimpinan atau komisioner Bawaslu KBB,” ungkapnya.

Jika Bawaslu KBB bijak lanjut Iman, setiap keputusan yang dikeluarkan melihat kasusnya seperti apa juga bukti yang dimiliki kuat atau tidak. “Ini ujug-ujug dipecat tanpa ada surat peringatan terlebih dahulu,” sesalnya.

Sebelumnya dikonfirmasi, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) KBB Bidang Divisi Penindakan dan Pelanggaran Ai Wildani Sri Aidah mengatakan, pemberihentian Ketua Panwascam KBB, Iman Firmansyah (IF) berdasarkan hasil klarifikasi yang berpedoman pada Peraturan Bawaslu No 4 Tahun 2019.

“Pleno Bawaslu KBB memutuskan saudaea IF diberhentikan tetap sebagai ketua merangkap anggota panwascam Sindangkerta per tanggal 4 April 2019,” kata Ai dihubungi, Rabu (10/4/2019).

Tentu saja, lanjut Ai, Iman diberi kesempatan memberikan klarifikasi atas beberapa pasal yang disangkakan. “Dari hasil klarifikasi yang bersangkutan dan para pihak serta alat bukti, ditemukan adanya keterangan yang dapat membuktikan terpenuhinya unsur-unsur pelanggaran pasal 8 huruf a, c, d jo pasal 14 huruf c jo pasal 15 huruf a dan d jo pasal 19 huruf b,” terangnya.

Nah rapat pleno Bawaslu KBB pada Kamis tanggal 4 April 2019 memutuskan Iman terbukti bersalag melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu berdasarkan pasal 135 UU No 7 Tahun 2017 dan Perbawaslu No 4 Tahun 2019. “Yang bersangkutan dijatuhi sanksi pemberhentian tetap sebagai ketua merangkap anggota panwascam Sindangkerta sejak putusan diterbitkan tanggal 4 April 2019,” tandasnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close