NgamprahPeristiwaPolitikRagam Terkini

Ngeri…! Senin Panwascam Sindangkerta Mundur Massal

Siap Serahkan Surat Resmi Mundur ke Kantor Bawaslu KBB

NGAMPARAH– Apa yang terjadi, jika seluruh staf Panwascam Sindangkerta KBB melakukan aksi mundur massal jelang pencoblosan 17 April yang tinggal hitungan jari. Tentunya, ini akan menjadi preseden buruk bagi penyelenggara pemilu di KBB.

Rencananya, seluruh Panwascam Sindangkerta akan menyerahkan surat pengunduran diri ke Bawaslu KBB pada Senin (14//2019). “Rencana begitu. Kita sudah siap melayangkan surat mundur nanti hari Senin (12/4/2019),” kata Eks Ketua Panwascam Sindang Kerta, Iman Firmansyah kepada redaksi, Jumat (12/4/2019).

Lantas apakah bisa diganti secepatnya? Iman menyebutkan, pergantian panwascam tidak bisa secepat, itu mesti ada prosedur yang ditempuh. “Tidak. Tidak bisa diganti secepat itu mesti melalui prosedur yang cukup lama,” katanya, Jumat (12/4/2019).

Iman juga mengaku, tidak pernah melihat vidio yang menjadi dasar pemecatan oleh bawaslu KBB terhadap dirinya. “Tidak pernah ada yang melihat sama sekali. Sama bawaslu sendiri tidak diperlihatkan vidionya seperti apa,” tuturnya.

Iman Cs akhirnya melaporkan masalah itu ke Bawaslu Privinsi juga Bawaslu RI atas tindakan pemecatan dirinya jelang pencoblosan 17 April 2019.

Sebelumnya dikonfirmasi, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) KBB Bidang Divisi Penindakan dan Pelanggaran, Ai Wildani Sri Aidah mengatakan, pemberhentian Ketua Panwascam KBB juga sebagi anggota, Iman Firmansyah (IF) berdasarkan hasil klarifikasi yang berpedoman pada Peraturan Bawaslu No 4 Tahun 2019.

“Pleno Bawaslu KBB memutuskan saudara IF diberhentikan tetap sebagai ketua merangkap anggota panwascam Sindangkerta per tanggal 4 April 2019,” kata Ai dihubungi, Rabu (10/4/2019).

Tentu saja, lanjut Ai, Iman diberi kesempatan memberikan klarifikasi atas beberapa pasal yang disangkakan. “Dari hasil klarifikasi bersangkutan dan para pihak, serta alat bukti, ditemukan adanya keterangan yang dapat membuktikan terpenuhinya unsur-unsur pelanggaran pasal 8 huruf a, c, d jo pasal 14 huruf c jo pasal 15 huruf a dan d jo pasal 19 huruf b,” terangnya.

Nah rapat pleno Bawaslu KBB pada Kamis tanggal 4 April 2019 memutuskan Iman terbukti bersalah melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu berdasarkan pasal 135 UU No 7 Tahun 2017 dan Perbawaslu No 4 Tahun 2019. “Yang bersangkutan dijatuhi sanksi pemberhentian tetap sebagai ketua merangkap anggota panwascam Sindangkerta sejak putusan diterbitkan tanggal 4 April 2019,” tandasnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close