NgamprahPendidikanRagam Terkini

Viral, Vidio Pertengkaran Anak SD di KBB yang Bikin Baper

NGAMPARAH– Sebuah vidio pertengkaran anak SD di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi viral warga net. Diketahui pertengakaran anak-anak SD itu dari SDN Cibodas 1 Panguban KBB.

Dalam vidio berdurasi sekitar 24 detik ini bikin terenyuh dan terbawa perasaan yang menontonnya. Bagaimana tidak, seorang anak SD yang dirusak sepatunya oleh teman-temannya, ternyata, uang yang didapatnya dari hasil memulung sampah.

Di vidio viral menggunakan bahasa Sunda, pertengkar berawal ketika sepatu Nabila rusak lantaran terinjak oleh teman-temannya, tapi dibuat lelucon. karuan saja, Nabila tidak terima, sehingga memincu pertengkaran adu mulut bersama teman-temannya.

Dari pertengkaran itu teman-temanya mengatakan, “Sepatu rusak bisa diganti dengan iuran gampang” kata teman-temannya. Nabila menjawab “Ia sok iuran, tapi pakai uang kalian, jangan pakai uang bapak ibu kalian,” kata Nabila. Teman-temannya pun menjawab, “Beli sepatu dapat uang dari ibu bapak kan,” kata teman-temannya yang langsung di jawab oleh Nabila dengan tegas “tidak,” katanya “Lalu dapat dari mana?,” tanya teman-temannya itu. Barulah dijawab oleh Nabila jika sepatunya yang rusak uang hasil kerja keras menjadi pemulung, sementara dia sendiri ditinggal kedua orangtuanya. “Aku mah dapat uang dari mungutin sampah terus aku jual langsung. Aku mah harus cape buat beli sepatu ini. Aku mah ditinggalin sama bapak ibu aku, kalian mah enggak,” kata Nabila.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan, KBB, Jalaludin membenarkan, adanya viral vidio pertengakar anak SD itu. “Betul dari SD Panguban namanya Nabila siswi kelas 6 saat saya cek ke gurunya,” ujar Jalaludin dihubungi redaksi, Selasa (16/4/2019).

Jalal–sapaan akrabnya mengatakan, pertengakaran itu dipicu saat sepatu Nabila rusak akibat terinjak oleh teman-temannya jelang try out. “Kabar seperti itu, saat try out tapi sekarang sudah biasa lagi sudah sekolah anak itu (Nabila, red),” tuturnya.

Nabila sendiri, sebut Jalal, diketahui dari gurunya merupakan anak yang broken home yang saat ini tinggal bersama neneknya. “Bahkan gurunya sudah mengunjungi rumah neneknya untuk mengganti sepatu anak itu. Pesan saya jangan terjadi Nabila-Nabila yang lain cukup ini menjadi pelajaran saja,” tandasnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close