PeristiwaSoreang

Jasad Warga yang Hilang di Sungai Citarik Masih Misterius

SOREANG- Jasad Ahim (70), warga Kampung Putes, Desa Cibodas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung yang hilang di Sungai Citarik masih misterius.

Tim SAR hingga saat ini masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Citarik menggunakan perahu karet.

Tampak Dmdi sekitar lokasi sungai, puluhan warga terlihat berkerumun di sekitar Jembatan Citarik Desa Cibodas untuk menyaksikan proses pencarian hilangnya Ahim.

Koordinator Humas dan Protokoler Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor, mengatakan, pihak Basarnas sejak Senin (29/4/2019) pukul 21.00 WIB dan masih melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Citarik hingga pagi

“Sampai saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Joshua kepada wartawan.

Dalam upaya pencarian ini, Basarnas mengerahkan sejumlah personel dan menurunkan sarana pendukung, yakni rescue car, rubber boat, dan beberapa alat pendukung lainnya.

Joshua mengatakan, pihaknya masih melakukan pencarian kembali, menggunakan perahu karet, dengan penyisiran di sepanjang tepi sungai dan tim lainnya melakukan penyisiran di darat.

“Tim yang menggunakan perahu karet, berusaha membuat gelombang dengan cara membuat angka delapan di permukaan air,” katanya.

Diketahui, pada Senin (29/4/2019), sebelum kejadian berlangsung korban bersama istri tengah beraktivitas di sawah, namun bergegas meneduh karena hujan tiba-tiba mengguyur.

Sesudah hujan reda, Ahim bersama sang istri pun memutuskan untuk pulang ke rumahnya, istrinya menggunakan sepeda sedangkan Ahim berjalan kaki.

Saat di perjalanan, Ahim kepada istrinya berujar hendak membersihkan kaki dari sisa lumpur di aliran sungai, karena sudah seharian beraktivitas di sawah.

Namun karena kondisi medan yang licin seusai diguyur hujan, pada pukul 15.00 WIB, Ahim yang tengah membersihkan kakinya tersebut, tiba-tiba tergelincir dan hanyut terbawa arus sungai.*

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close