CimahiPemerintahanRagam Terkini

APBD Cimahi Defisit Rp 250 Miliar, LSM Perkara Sebut Walkot Ajay Gagal Bangun Cimahi

CIMAHI— Pembina Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemerhati Kinerja Aparatur Negara (Perkara), Kardin Panjaitan mengatakan, Walikota Cimahi, Ajay M Priatna dianggap gagal membangun Cimahi dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi 2019 yang dikabarkan defisit hingga Rp 250 miliar.

“Gagal di sini mensejahterakan rakyat dimana diamanakan dalam Pasal 11 UU No 23 Tahun 2015 mengenai kewajiban dasar pemerintah daerah untuk melaksanakan pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, permukimam dan perumahan dan juga sektor sosial,” sebut Kardin kepada redaksi, Selasa (9/7/2019).

Menurut Kardin, defisit bisa terjadi lantaran asumsi perumusan APBD Kota Cimahi 2019 tidak tepat dilakukan oleh eksekutif dalam hal ini Pemkot Cimahi. Tidak hanya itu, DPRD Kota Cimahi, Kardin menuding, dewan tidak cermat dalam melakukan pembahasan APBD.

“Tentu ini juga yang menjadi faktor defisit karena pihak ekskutif tidak intens dalam penagihan pajak dan ini akan berimbas pada penurunan terhadap pelayanan dasar publik seperti pendidikan, kesehatan, juga sosial akan berdampak besar,” ungkapnya.

Dengan begitu, sebut Kardin, Pemkot Cimahi tidak bisa optimal dalam menjalankan kewajiban dasar pelayanan publik seperti pembungunan fasilitas umum.

Kendati begitu bukan tanpa solusi. Dirinya menyarankan, yang perlu dilakukan adalah melakukan pinjaman kepada pihak ketiga yang tentunya mesti melalui persetujuan dari DPRD untuk menutupi defisit. “Tapi hati-hati di sini perlu kecermatan dalam menghitung pembayaran bunga pokoknya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, sambung Kardin, eksekutif dan legislatif harus berani memangkas semua kegiatan perjalanan dinas. “Terutama perjalanan dinas DPRD Kota Cimahi 70 persen karena tidak objektif belanja dewan capai Rp 70 miliar per tahun sementara PAD Cimahi hanya Rp 100 miliar per tahunnya, ini sangat tak rasional,” tandasnya.

Gerah dengan itu, Kardin menegaskan, jika APBD 2020 perjalanan dewan masih mengakomodir perjalanan dinas sebelumnya, pihaknya akan memanggil iCW dengan Formati datang ke dewan untuk mengevaluasi perjalanan dinas. “Jika perlu kami juga akan menggerduk dewan bersama forum LSM se-Jawa Barat,” tandasnya. ****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close