CimahiPolitikRagam Terkini

Berkunjung ke Ketua Dewan, Sekwan Cimahi Tegur Warga yang Memakai Kaos Berlogo KBB

CIMAHI— Gara-gara menggunakan, kaos berlogo KBB, seorang warga yang hendak bertamu kepada Ketua DPRD Cimahi, Ahmad Gunawan di Kantornya DPRD Cumahi terkena tegur oleh Sekretaris DPRD Cimahi, Tedi Setiadi. “Kenapa memakai kaos logo KBB kenapa tidak pakai kaos yang netral saja. Inikan lembaga politik,” kata Tedi, Rabu (10/7/2019).

Warga tersebut mengatakan, “Saya enggak apal ada aturan di dewan larangan memakai kaos logo daerah lain,” sambil berlalu meminta maaf kepada sekwan.

Karuan saja, tindakan Sekwan Cimahi itu mendapat kecaman dari salah seorang aktivis Cimahi, Maktal S Nugraha. Mantan Ketua KNPI Kota Cimahi ini menyayangkan dengan tindakan sekwan tersebut. “Sepertinya pak sekwan tidak bisa menghargai orang tersebut. Kalau menggunakan atribut atau kaos mana pun Amarika sekalipun tidak ada larang bebas-bebas saja,” sebut Maktal.

Soal itu pun, Maktal mempertanyakan pengetahuan sekwan sebagai aparatur sipil negara (ASN) soal konsep negarawan. “Saya mempertanyakan kepada sekwan sejauh mana pengentahuannya sebagai seorang negarawan. Patut dipertanyakan juga kalau begitu status kependudukannya dan saya kira semua warga NKRI mempunyai status yang sama,” tandas Maktal.

Kecaman yang sama dilontarkan aktivis KBB, Saeful Rahman. Dia menyangkan tindakan sekwan Cimahi yang melarang warga menggunakan kaos berlogo KBB. “Ini tidak etis. Tidak ada larangan menggunakan atribut apapun salain tidak melanggar hukum. Apalagi ini logo KBB yang secara sah diakui oleh negara,” katanya. Saeful pun menuntut Sekwan Cimahi untuk meminta maaf meralat ucapannya melalui media massa.

Pensuinan ASN yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas DPRD Kota Cimahi, Kardin Panjaitan mengatakan, tindakan sekwan tersebut terlalu berlebihan. “Tidak ada larangan soal itu, bebas-bebas saja sekalipun daerah lain. Itu terlalu berlebihan kalau begitu,” kata Kardin. ***

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close