NgamprahPeristiwaRagam Terkini

Damkar KBB Kewalahan Atasi Kebakaran Lantaran Minimnya Armada

NGAMPARAH–Kejadian kebakaran yang bertubi-tubi menimpa wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), membuat personel Damkar mulai kewalahan. Di musim kemarau bulan ini saja, sudah tiga kejadian kebakaran cukup besar menimpa wilayah KBB. Belum lagi kebakaran rumah penduduk di daerah terpencil wilayah selatan yang tak terjangkau petugas damkar.

Kebakaran cukup besar terjadi gudang rongsokan pabrik di Cimerang Ngamprah, kabakaran kios di Padalarang, dan Kebakaran Pasar Citalem di Cipongkor.

Kabag Damkar Nanan Sunandar


“Terus terang saja, armada kami yang ditempatkan di Kecamatan Cililin masih kurang belum bisa menjangkau ke wilayah-wilayah terpencil,” ujar Kabag Damkar Pada Kantor Satpol PP KBB, Nanan Sunandar, Rabu (17/7/2019).

Dengan luas wilayah KBB 16 kecamatan, pihaknya mengakui kekurangan armada juga anggota damkar dan peralatan pemadam kebakaran seperti jaket anti api. “Ini demi keselamatan anggota dalam menjalankan tugas di lapangan,” tuturnya.

“Sangat mendesak sekali armada yang sudah tua, juga peralatan damkar yang tidak layak. Kami meminta kepada pihak pemerintah dan para anggota dewan tolong perhatikan penambahan anggota damkar karena sangat mendesak sekali,” kata Jejen salah seorang masyarakat yang peduli damkar.

Seperti diketahui, kebakaran Pasar Citalem Cipongkor pada pukul 16.55, Rabu (17/7/2019) cukup besar, meludeskan beberapa toko. Yakni toko kelontong milik H Eti, warung nasi Bapak Uun, toko prabotan Bapak Agus, toko emas Haji Ade, toko emas Haji Anang.

Pihak Damkar KBB hanya meluncurkan dua mobil pemadam dan sembilan anggota pemadam kebakaran dengan melakukan pemblokan perambatan api dan melakukan pendinginan pemadaman selesai pukul 19. 20. Tidak ada korban jiwa dalam kekadian itu. Sedangkan penyebab kebakaran serta kerugian materi masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. ****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close