NgamprahPolitikRagam Terkini

Paripurna APBD Perubahan 2019 DPRD KBB Mubazir

NGAMPARAH– Pakar Ilmu Pemerintahan dan Politik dari Universitas Nurtanio (Unur), Djamu Kertabudhi mengatakan,
seharusnya Rapat Paripurna DPRD KBB soal APBD perubahan 2019, tidak digelar saat ini tapi dilakukan saat bupati definitf telah kembali melaksanakan tugas jabatannya.

“Sehingga kerugian daerah berkaitan dengan dana yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan rapat paripurna DPRD ini dapat dihindari,” ujar Djamu kepada redaksi, Sabtu (24/8/2019).

Djamu pun menyebut, problematik pemerintahan dalam tataran praktis muncul lagi di KBB. Rapat Paripurna DPRD KBB yang digelar Jumat (23/8/2019 di Hotel Novena Lembang dengan acara pembahasan terakhir RAPBD Perubahan melalui persetujuan bersama DPRD dan bupati menjadi mubazir.

Hal ini ditandai dengan ketidak hadiran Plt Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan yang menjalakan tugas Bupati. Dengan alasan tidak bersedia menandatangani naskah persetujuan bersama dengan DPRD tentang APBDP 2019, karena khawatir berdampak Hukum baginya.

“Fenomena pemerintahan seperti ini menunjukkan kelemahan koordinasi antarkedua lembaga daerah sekaligus tidak terbangun pemahaman bersama tentang kewenangan wakil bupati yang menjalankan tugas bupati,” sebutnya.

Djamu telah menjelaskan dalam tulisan sebelumnya, bahwa dalam konteks Hukum Administrasi Negara, kewenangan Wakil Bupati sebagai Plt. Bupati ini termasuk kategori Mandat.

Artinya yang bersangkutan tidak memiliki wewenang untuk mengambil kebijakan, karena tanggung jawab masih melekat di bupati definitif. “Plt bupati hanya menjalankan tugas sehari-hari yang bersifat rutinitas pemerintahan. Lain halnya dengan wakil bupati sebagai pejabat bupati, hal ini termasuk kewenangan delegatif. Artinya yang bersangkutan memiliki wewenang mengambil kebijakan, karena tanggung jawab melekat pada dirinya,” tandas Djamu. ****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close