NgamprahPolitikRagam Terkini

Siapa Bilang Setahun Akur Enggak Lumpaat, Lili: Ini Buktinya Torehkan Prestasi

NGAMPARAH— Ketua DPD KNPI KBB, Lili Supriatna menyatakan sikap setahun kepemimpinan pemerintahan yang dipimpin pasangan Bupati/Wakil Bupati KBB, Aa Umbara Sutisna-Hengki Kurniawan (Akur). “Saya mewakili komponen pemuda mendukung setahun pemerintahan Akur dengan jargon Lumpaaat,” kata Lili kepada ragam daerah, Sabtu (21/9/2019).

Setahun memimpin ini, siapa bilang tidak Lumpaaat. Lili mengatakan, Akur sudah cukup monerehkan prestasi. Apa saja? yakni, prestasi dengan masuknya investor untuk mengembangkan usaha di KBB. Ketertarikan investor itu, lantaran Pemda KBB menggeratiskan semua perizinan. Tidak hanya itu, CSR (Corporate Social Responsibility) berhasil ditarik dikerjasamakan dengan pihak swasta untuk pembangunan infrastruktur, bedah rumah, juga rencana pembangunan sarana olahraga (SOR) persiapan tuan rumah Porpov 2022. “Jadi saya menilainya, bapak bupati sudah cukup berhasil di satu tahun pemerintahan Akur ini,” kata Lili.

Namun dirinya minta kepada pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), agar jangan mengedepankan ego sektoral, juga dalam penganggaran jangan copy paste kegiatan tanpa arah dan target yang jelas. “Mestinya mendukung dalam penganggaran yang diinginkan Bapak Bupati sesuai dengan RPJMD,” ungkapnya.

Penilaiannya yang saat ini terjadi, adalah ego sektoral dari pimpinan SKPD sangat tinggi. “Makanya saya bersama komponen kepemudaan sangat mendukung efesiensi anggaran terutama soal bimbingan teknis yang tidak jelas arahnya, jadi mendingan fokus kepada infrastruktur seperti yang diinginkan masyarakat,” sebut Lili.

Penerjemahan visi Akur sendiri, sebut Lili, bupati terus menggeber kegiatan sosial masyarakat. Makanya, dirinya juga sangat mendukung rencana reformasi birokrasi yang bakal digulirkan bupati dalam waktu dekat ini. “Ya saran saya untuk pak bupati, jika eselon dua tidak terpakai sebaiknya diganti saja, karena masih banyak yang mampu menjabat kepala dinas melalui proses open biding,” tuturnya.

Satu tahun penilaian kinerja para kepala SKPD, kata Lili, sangat wajar jika bupati mengambil sikap politik untuk melakukan rotasi eselon 2, karena 4 tahun ke depan bupati butuh ASN yang bermental akur dan siap lumpaaat. “Serta kedisiplinan ASN yang sekarang meningkat terutama sisi religius agar sikap rasa tanggung jawab dan malu terhadap Tuhan dalam mengelola anggaran APBD KBB sudah nampak, serta Bupati menekan sekali agar jangan terjadi penyelewengan anggaran pemerintah sampai ke tingkat desa,” tandasnya. ****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close