NgamprahPemerintahanRagam Terkini

Waktu Mepet, Djamu Sarankan Pembahasan APBDP tak Mesti dari Awal

NGAMPARAH— Pakar Pemerintahan dan Politik Universitas Nurtanio (Unur), Djamu Kertabudhi mengatakan, prioritas utama bagi DPRD KBB yang baru saja menjabat adalah, mentuntaskan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan bersama bupati dan perangkat daerah lainnya.

Djamu juga menyarankan, untuk menghentikan diskursus tentang status dan kedudukan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP).

“Karena secara normatif menyatakan, bahwa salah satu unsur APBDP harus dibahas dan ditetapkan, apabila proyeksi pendapatan daerah dalam kebijakan umum APBD murni berdasarkan kesepakatan bersama tidak sesuai dengan kondisi eksisting, sehingga dalam realisasi anggaran terjadi defisit,” jelasnya.

Dengan demikian, lanjut Djamu, dalam waktu yang sangat mepet, tidak harus dilakukan pembahasan dari awal, karena dewan periode sebelumnya telah membahas secara tuntas. “Pembahasan dilakukan secara makro tetapi komprehensif, dan diyakini mayoritas badan anggaran diisi anggota lama atau setidaknya berimbang,” tuturnya.

Djamu mengucapkan selamat kepada pimpinan DPRD KBB yang baru saja dilantik. Seperti diketahui, Pimpinan DPRD KBB definitif tadi pagi baru saja dilantik yaitu Rismanto (Ketua), Ida Widyaningsih (Wk.Ketua), Pipih Supriati (Wk.Ketua), dan Ayi Sudrajat (Wk.ketua).

“Saya beserta kerabat mengucapkan selamat, semoga pimpinan beserta Anggota DPRD KBB Periode 2019 – 2024 ini mampu mengemban amanah dalam rangka mewujudkan sinergitas kemitraan dengan bupati/wabup beserta jajaran pemerintah daerah dalam kerangka “check & balance” (saling kontrol),” ungkapnya.

Secara khusus, Djamu menyampaikan apresiasi kepada Bagja Setiawan dan Iwan Ridwan sebagai pimpinan sementara, meskipun dalam waktu yang singkat, mampu menciptakan nuansa baru keterbukaan publik yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan cukup mengesankan dan memberi kesan tersendiri. ****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close