LembangPolitikRagam Terkini

Komisi II Endus Bantuan 1000 Traktor Pemda KBB tak Sesuai Calon Penerima

LEMBANG– Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) berlari cepat. Sehari setelah penetapan alat kelengkapan dewan (AKD), Komisi II menyoal terkait gonjang-ganjing, belanja modal berupa traktor yang menjadi isu hangat.

“Saya akan cek lapangan kondisi 1000 traktor yang sudah di tangan masyarakat (kelompok tani),” ujar Ketua Komisi II, Sundaya kepada Ragam Daerah, Kamis (26/9/2019).

Status traktor adalah belanja modal, Sundaya akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, untuk memastikan tidak ada persoalan. “Kalaupun ada persoalan, jangan sampai menjadi bumerang terkait penilaian Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP), jadi ladang KBB tidak bisa meraih wajar tanpa pengecualian (WTP),” tuturnya.

Ditanya status traktor berdasarkan nomenklatur, kata Sundaya, merupakan aset milik Pemda Bandung Barat yang dipinjamkan kepada kelompok tani. “Ya kalau aset pemda, minimal mesti dimplentalisir karena belum ada proses hibah, makanya kami akan melakukan cek lapangan, karena berdasarkan kabar, sebagain tidak sesuai dengan CPCL (Calon Penerima, Calon Lokasi),” tandasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan bantuan sebanyak 1.000 traktor dan sejumlah alat-alat pertanian lainnya kepada para petani di KBB, Kamis (21/3/2019). Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, disaksikan Wabup KBB Hengki Kurniawan dan Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. ****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close