NgamprahPendidikanRagam Terkini

Ketua PGRI Sebut KBB Masih Kekurangan Guru

NGAMPARAH— Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung Barat, Juhro Hamdan mengatakan, KBB masih kekurangan guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), dan saat ini masih dibantu oleh guru honor. “Makanya PGRI konsen terhadap perjuangan, agar guru honor di KBB bisa diangkat status jadi ASN kepada pemerintah pusat,” kata Juhro ditemui Ragam Daerah di Sekretariatan PGRI, Rabu (2/10/2019).

Ditanya berapa jumlah kebutuhan guru ASN? Juhro menyebutkan, mesti melihat data terlebih dahulu. Namun pihaknya mengklaim, sangat banyak kekurangan guru ASN untuk ditempatkan di 16 kecamatan di KBB.

Dirinya pum mengaku prihatin, nasib ribuan guru honor yang sudah puluhan tahun pengabdi di KBB, namum belum ada kepastian, apakah bisa diangkat jadi ASN atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). “Hanya satu yang diharapkan dari nasib guru saat ini, usia di bawah 35 tahun bisa menjadi ASN kalau di atas 35 tahun ya P3K, itu saja harapannya,” ungkap Juhro.

Juhro meminta kepada Pemda KBB melalui Dinas Pendidikan, untuk berpikir bagaimana cara mengatasi kekurangan tenaga pengajar di KBB. “Guru di KBB setiap tahunnya banyak yang pensiun dan yang honor masih sedikit, jadi tidak sebanding juga. Sedangkan mereka menerima gaji berdasarkan kebijakan dari bantuan oprasional sekolah (BOS) yang berbeda tiap sekolah, ya antara Rp 300-500 ribu perbulan 15 persen dari BOS, makin banyak guru honor makin sedikit menerima gaji,” jelasnya. ****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close