NgamprahPemerintahanPolitikRagam Terkini

Dewan Tanya ke Penjabat Sekda Jabar Soal Bantuan Pembangunan Gedung DPRD KBB, Ini Jawabannya

NGAMPARAH– Masih penasaran ada tidaknya bantuan yang bakal digelontorkan Pemprov Jabar untuk pembangunan gedung DPRD KBB, Ketua Fraksi Gerindra DPRD KBB, Sundaya menanyakan langsung kepada Penjabat Sekda Jabar, Daud Ahmad.

Kebetulan, Daud Ahmad mengisi acara orientasi 10 kota/kabupaten anggota DPRD di Jawa Barat, termasuk KBB Gedung BPSDM Provinsi Jawa Barat di Bandung, Selasa (8/10/2019).

“Saya tanya langsung ke pak sekda. Kata pak sekda, pembangunan gedung DPRD belum masuk skala prioritas di Jawa Barat, dan Pemda Jabar sendiri sedang konsen pembangunan ditataran pariwisata untuk peningkatan PAD,” kata Sundaya kepada Ragam Daerah, Selasa (8/10/2019).

Jika sampai hari ini belum diangggarkan dalam APBD Jawa Barat, Sundaya mengusulkan, pembangunan gedung dewan untuk dikaji ulang. “Kami khawatir pihak ketiga bakal nuntut kepada kontrak yang Rp 142 miliar. Berarti jika belum masuk dalam anggaran Pemprov Jabar, 2020 tidak ada dong,” kata Sundaya.

Kondisi itu, akan menjadi beban APBD KBB semakin berat, jika terlalu memaksakan pembangunan gedung dewan. Bagaimana tidak, di tahun 2020, KBB memiliki cicilan pinjaman utang ke PT SMI yang mesti dibayarkan. “Jadi hemat saya, APBD kita lebih baik dipergunakan untuk kepentingan masyarakat seperti jamkesda atau rutilahu dari pada memaksakan dibangun gedung dewan,” sebut Sundaya.

Pihaknya sudah menduga, bahwa bantuan dari Pemprov Jabar untuk pembangunan gedung DPRD KBB tidak ada. Dewan langsung mengecek rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Pemprov Jabar, dan hasilnya tidak muncul secara online. “Kami tanya ke pak sekda lagi, memang tidak ada dan memang tidak dianggarkan karena pembangunan gedung dewan KBB bukan skala prioritas pembangunan di Jawa Barat,” ungkapnya.

Tidak adanya bantuan pembangunan gedung dewan itu, lanjut Sundaya, jangan sampai menjadi buah simalakama bagi KBB. “Jangan sampai nanti malah menjadi beban APBD yang sekarang aja keadaannya morat marit,” tandasnya.

Seperti diketahui, Pemkab Bandung Barat tengah melakukan pembangunan gedung DPRD KBB dengan total nilai proyek Rp 142 miliar. Uang pembangunan gedung wakil rakyat itu, mengambil dari APBD sebesar 30% atau Rp 22 miliar. Sedangkan sisanya 70% atau Rp 120 miliar, rencananya meminta bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat atau pemerintah pusat. Tapi saat ditanya langsung kepada Penjabat Sekda Jabar, bantuan itu tidak ada. Sementara Komisi III DPRD kompak sepakat untuk ďibangun dengan catatan ada dana bantuan keuangan dari Pemprov Jabar serta dibangun menggunakan anggaran yang ada. ***

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close