PadalarangPariwisataRagam Terkini

Anggota DPR RI Rian Firmansyah Minta Program Destinasi Wisata Jawa Barat Libatkan Pemuda

PADALARANG— Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Rian Firmansyah, meminta Pemprov Jabar melibatkan peran pemuda dalam pengembangan program kerjanya. Seperti diketahui, Pemprov Jabar saat ini tengah gencar dalam pengembangan destinasi wisata di Jawa Barat. “Ya program kerja mesti sinergis juga dengan pemuda, jangan sampai berbanding terbalik” kata Rian ditemui usai acara Rakerda KNPI Jabar Mansion Pine Kota Baruparahyangan, kemarin.

Target wisatawan, Pemprov Jabar mendorong tercapainya 1.830.000 kunjungan wisman, dan 48.000.000 kunjungan wisnus sepanjang 2019. Karenanya, beragam event sudah dipersiapkan, dengan total 262 kegiatan. Terdiri dari 85 event budaya, 23 event kuliner, 24 event olahraga, 6 event religi, 113 event seni, dan 11 event wisata lainnya “Tentunya program Pemprov Jabat ini menjadi sinergis jika pemuda dilibatkan dalam pengembangan pembangunan Pemrov Jabar, ya semua sektor lah mesti dilibatkan pemuda di Jawa Barat dalam wadah KNPI,” tandasnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata menjadi salah satu dari sembilan prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat tahun 2020. Ini sejalan dengan visi misi Pemprov Jabar untuk menjadikan pariwisata sebagai lokomotif ekonomi.

Menurutnya, perlu strategi jitu untuk mendongkrak eksistensi, sekaligus mengelola potensi destinasi wisata yang ada di Jawa Barat. Ia pun mengaku sudah memiliki tiga strategi yang akan dijalankan secara bertahap.

“Pertama soal aksesibilitas. Kita akan perbaiki akses-akses menuju destinasi wisata. Jalan-jalan yang rusak akan dibenahi, dan yang masih berupa tanah akan diaspal,” ujar pria berkacamata yang akrab disapa Kang Emil ini.

Strategi kedua, Pemprov Jawa Barat akan menyulap destinasi unggulan menjadi berkelas nasional atau internasional. Untuk itu, Pemprov Jabar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 miliar. Menurut Kang Emil, sudah ada 30 destinasi yang sedang dipoles. Mulai dari danau, air terjun, hingga pantai.

Untuk strategi ketiga, Pemprov Jabar tengah membuat lokasi pariwisata semacam Nusa Dua di Bali. Bahkan dengan skala yang lebih besar. Untuk itu, Pemprov Jabar mendaftarkan dua tempat untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Yaitu Pangandaran dan Cikandang di Sukabumi.

Tak hanya itu, Pemprov Jabar juga menggelontorkan anggaran dengan nilai yang sama untuk Desa Bantaragung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Anggaran tersebut diperuntukkan guna pengembangan promosi wisata, infrastruktur, dan fasilitas pelayanan di pedesaan.

Salah satu destinasi andalan di desa tersebut, yaitu Curug Cipeteuy. Curug ini mampu menarik ratusan wisatawan saat libur lebaran. Karenanya, akses menuju lokasi perlu dibenahi untuk mempermudah wisatawan yang datang. Untuk fasilitas lain, dana bantuan ini diharapkan memacu aparat pedesaan meningkatkan kualitas pelayanan. Contohnya dengan bantuan Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara).

“Bantaragung adalah desa pertama yang mendapatkan bantuan dana dan Mobil Maskara. Targetnya, ada 120 desa yang akan menerima bantuan,” bebernya.

Kang Emil menegaskan, Jawa Barat akan menjadi provinsi pariwisata. Secara bertahap, akan dibangun destinasi wisata baru di setiap kabupaten/ kota, bersamaan dengan pusat-pusat budaya. Diakuinya, Jabar punya potensi alam yang indah. Hanya aksesnya yang masih kurang, belum gencar promosi, sehingga belum dikenal secara luas.

Dikatakan, potensi pariwisata di Kawasan Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning), harus terus dioptimalisasi. Gubernur mengajak seluruh pihak terkait untuk gencar mempromosikan kawasan Ciayumajakuning ini. *****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close