NgamprahPolitikRagam Terkini

Masalah Ini, Warga Cicangkang Girang Protes Panitia Pilkades

NGAMPARAH– Rencana membuat tempat pemungutan suara (TPS) dan masalah transparasi anggaran, menjadi pemicu protes warga Desa Cicangkang Girang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Perwakilan Warga RW 13 Kampung Leuweng Datar, Desa Cicangkang Girang, Kecamatan Sindangkerta KBB, Iman Firmansyah mempertanyakan kepada panitia pilkades soal transparasi alakosi penggunaan anggaran untuk pilkades sebesar Rp 180 juta, juga rencana pembuatan TPS di tempat yang tidak strategis. “Masa mau bikin TPS di tengah-tengah jalan yang sedang mau dicor, terus rencana bikin TPS di dalam hutan, anggaran besar TPS hanya 8 tidak mampu per RW satu TPS gitu,” kata Firman. Rencana pembuatan 8 TPS yang digabungkan itu, katanya, lokasinya jauh dari tempat pemungkiman warga. “Orang tua, penyandang disabilitas akan sulit memberikan hak suaranya,” katanya.

Panitia Pilkades Cicangkang Girang, Riyad Firdaus mengatakan, penentuan 8 TPS berdasarkan pleno antara panitia pilkades, BPD dan juga pihak desa. “Semuanya 17 RW makanya dua RW digabung diambil tengah-tengahnya seperti RW 10 dan 13,” katanya.

Pihaknya membantah anggaran pilkades tidak transparan. Anggaran pilkades, katanya pihak desa yang mengajukan masuk kepada rekening desa. “Kita berdasarkan DPT x Rp 15 ribu totalnya bukan Rp 180 juta tapi Rp 139 juta,” ungkapnya. Panitia pilkades, sebutnya ikut dalam masalah bajeting penggunaan amggaran antara BPD juga pihak desa sesuai dengan arahan panitia pilkades dari KBB. ****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close