EkonomiRagam TerkiniSoreang

KADIN Kembangkan Program IDEA

SOREANG– Ekonomi digital salah satu faktor pendorong penting dalam pertumbuhan ekonomi inklusif global dengan fokus pada rakyat level ekonomi terbawah, dimana saat ini terjadi pergeseran pola transaksi dari konvensional ke dalam jaringan.

Hal ini terjadi seiring dengan perkembangan zaman, yang mana merupakan salah satu industri dengan potensi bisnis yang sangat potensial. Hal tersebut dikatakan Ketua KADIN Kabupaten Bandung, H. Ferry Sandiyana, SE, MM di Kantor Kadin Soreang Square B2, Senin (11/11/19).

Ferry mengatakan, sebagai antisipasi Kadin mengambil langkah akan mengembangkan program IDEA, dimana Kadin akan menjadi indikator repository digital untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif dalam meminimalisasi angka kesenjangan sosial dan ekonomi.

“Program IDEA Kadin yang berisi beragam informasi serta pengetahuan tentang model bisnis ekonomi digital diharapkan dapat bermanfaat untuk pemerintah, wiraswasta, maupun kelompok masyarakat kelas bawah sehingga meminimalisasi angka kesenjangan sosial dan ekonomi, penerapannya diharapkan akan memiliki dampak terhadap peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pendapatan dimasing-masing desa di Kabupaten Bandung,” jelas Ferry.

Ferry menuturkan, lima tahun ke depan, Kadin berharap bisa bekerja sama dengan sekolah kejuruan dan perguruan tinggi untuk membangun rumah kreatif UMKM Kabupaten Bandung yang bernama “BATIAN”. Sekolah itu nantinya akan diolah secara profesional oleh KADIN untuk menghasilkan produk unggulan yang bukan hanya bersifat charity, yang di landasi konsep berkelanjutan, sehingga masyarakat bisa menjadi maju, mandiri dan berdaya saing.

“Program Pariwisata KADIN Kabupaten Bandung melaksanakan program Kabuyutan. Program ini akan menghadirkan investor dan stakeholder profesional pariwisata untuk bekerjasama mengelola sumber daya alam untuk dijadikan pintu gerbang utama wisatawan Jawa Barat dengan destinasi wisata ramah lingkungan bagi turis lokal dan turis asing, ” tuturnya.

Ke depan KADIN akan mendorong dan mengawal terlaksananya changemaker yang merupakan gerakan khas komunitas wirausahawan muda dalam mengembang kreativitas dan inovasi milineal untuk mempersiapkan masa depan ekonomi sesuai dengan harapan.

“Membentuk unit taktis bina konstruksi yang bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan dan meningkatkan kompetensi pelaku usaha di sektor usaha jasa konstruksi agar kualitas hasil produktivitasnya dapat di pertanggungjawabkan kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Mukab VIII KADIN Kab. Bandung DR. H. Dedi Supriadi, S,Ag. M.Hum mengatakan, panitia penyelenggara musyawarah KADIN telah menetapkan kriteria calon ketua KADIN untuk masa bakti 2019-2024, bercirikan progresive, profesional, akuntabel dan memiliki dedikasi, loyalitas yang tinggi untuk pengembangan pelaku bisnis berintegritas, memiliki etika bisnis demi percepatan pertumbuhan sektor perekonomian di Kabupaten Bandung.

“Hasil rapat panitia penyelenggara musyawarah KADIN, setelah memenuhi tahapan dan seleksi ketat bakal calon Ketua KADIN Kab. Bandung memutuskan dan menetapkan, H. Ferry Sandiyana, SE. MM dinyatakan lolos seleksi menjadi calon Ketua KADIN Kab. Bandung, ” Imbuh Dedi.

Karena yang mendaftar menjadi calon Ketua KADIN sampai akhir tahap penjaringan hanya seorang yang lolos seleksi persyaratan, H. Ferry Sandiyana, SE. MM menjadi satu-satunya calon (tunggal) yang berhak maju menjadi calon Ketua KADIN Kabupaten Bandung periode 2019-2024. ***

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close