EkonomiNgamprahPemerintahanRagam Terkini

Waduh..!! 100 Paket Proyek di KBB Atau Rp 60 Miliar Gagal Pencairan?

NGAMPRAH– Pengusaha di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengaku pusing bukan kepalang, ketika hasil pekerjaan proyek APBD KBB 2019 gagal pencairan. “Sami atuh kang abi ge nuju lieur (Sama lagi pusing saya) baru kali ini kejadian seperti ini seumur-umur,” ujar pengusaha KBB minta namanya jangan disebutkan kepada ragam daerah, Selasa (7/1/2020).

Dia bukan pengusaha yang baru turun menggarap proyek pemerintah. Namun sudah malang melintang di kota/kabupaten di Jawa Barat. “Dimana-mana pengalaman saya pencairan di keuangan (Dinas keuangan) pukul 00 sampai pukul 02.00 pencairan ke rekanan itu wajib diselesaikan karena sudah melaksanakan kewajibannya,” katanya.

Dirinya mengaku heran, saat malam pencairan pada tanggal 31 Desember 2019, Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) sudah tutup alias tidak ada transaksi keuangan pukul 21.00. “Saya tidak apal tanpa alasan yang jelas. Saya akan ke bupati menanyakan itu langsung,” ungkapnya.

Menurutnya, masalah pencairan tidak bisa dijadikan main-main. “Minimal ada pemberitahuan sebelumnya, ini tidak ada kejelasan jadi bingung mencairkannya,” ungkapnya.

Soal itu, dia mencoba mengontak orang-orang dinas namun tidak ada yang aktif. “Sebelum-belumnya tidak pernah kejadian seperti ini tanggal 1 pukul 03.00 diladangan (layani) weh, kejadian ini saya pengen ketawa,” ungkapnya.

Informasi dari dinas, ada 100 paket pekerjaan yang tidak bisa dicairkan atau Rp 60 miliar. “Informasinya dari dinas. Saat hari pencairan wajarkan saya menanyakan bersama pemborong yang lain, lagi direkap data saya liat sendiri hampir Rp 60 miliar ini parah dan janggal kata saya,” katanya heran. Hasil pekerjannya yang tidak bisa dicairkan hampir mencapai Rp 2 miliar. “Matrial dan pekerja beres dan saya enggak punya hutang cuman saya jadi korban sama pemerintah (Pemkab Bandung Barat), saya cuman minta informasi saja kapan pembayaran,” pungkasnya. Belum ada kerterangan dari dinas terkait masalah itu. ***




Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close