Ragam Terkini

Bupati Diminta Evaluasi Disdik KBB

NGAMPRAH– Politisi PDI Perjuangan, Deni Setiawan mendesak Bupati Bandung Barat untuk evaluasi besar-besaran di tubuh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Harus evaluasi total struktur disdik (KBB) agar budaya pungutan di sekolah hilang,” ujar anggota DPRD KBB ini kepada redaksi, Rabu (26/2/2020).

Usulan Deni menyusul, “kebanjiran” aduan dari konstituennya mengeluhkan masih adanya pungutan liar (pungli) dari sekolah. “Barusan ibu-ibu datang ke rumah. Rata-rata mereka mengeluhkan adanya pungutan dari pihak sekolah,” kata Deni.

Sebagai contoh, sebut Deni, terjadi di salah satu SMPN di Padalarang. Sebagai dalih sumbangan yang sudah disepakati orangtua siswa untuk kegiatan study, orangtua dengan terpaksa membayarnya walau itu dirasakan sangat memberatkan. “Sekolahnya mana yang jelas ada. Tapi mereka (orangtua) takut kalau menolak dimintai sumbangan. Mereka mengeluh ke saya keberatan saat diminta sumbangan itu,” ungkapnya.

Terlepasan alasan sekolah sudah ada kesepakatan dengan orangtua siswa, sambung Deni, ‘praktik-praktik’ berdalih sumbangan di sekolah sudah tidak bolah. “Buat apa adanya bantuan oprasional sekolah kalau gitu. Itu praktik zaman dulu , itu jelas-jelas pungli (pungutan liar),” tuturnya. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi IV DPRD KBB untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Sementara itu, menanggapi adanya dugaan pungli di salah satu sekolah, Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dadang A. Sapardan melarang sekolah melakukan pungutan.

“Sekolah tidak boleh melakukan pungutan, tetapi menerima bantuan dan sumbangan diperbolehkan,” kata Dadang kepada redaksi, Selasa (25/2/2020).

Dadang mengatakakan, dirinya mendapat laporan dari salah satu orangtua siswa yang merasa keberatan adanya sumbangan untuk keperluan study. “Informasi yang diterima, itu merupakan kesepkatan orangtua dengan komite sekolah terkait beberapa program sekolah,” kata Dadang. ****

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close