NgamprahPeristiwaRagam Terkini

Proyek Sumur Artesis tak Kunjung Kelar, Ketua Katar Meradang

NGAMPRAH– Ketua Karang Taruna (Katar) KBB, Ujang Rohman meradang. Bagaimana tidak, proyek sumur artesis yang berada di dekat Sekretariatan Karang Taruna KBB di Cisarua mengambil air tanpa izin. Karuan saja, pembayaran air menjadi membengkak.

“Tagihan air kita besar tapi mereka (pemborong) tidak mau tanggung jawab malah saling lempar,” katanya.

Sekretariatan Karang Taruna biasanya dalam sebulan hanya Rp 50 ribu-100 ribu/bulan. Namun setelah dipakai oleh pemborong pengeboran air membengkak menjadi Rp 500 ribu/bulan. “Ketika kami tagih pembrongnya saling lempar intinya tidak mau bayar,” ungkapnya.

Ujang mengaku heran, pengeboran tersebut tidak kunjung selesai. “Tanya aja ke sana, proyek itu tahun berapa? Kenapa sampai hari ini belum beres kalau tahun kemarin, ini kenapa masih jalan kan sudah lewat waktu,” ungkapnya. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close