KesehatanNgamprahPolitikRagam Terkini

Hasil Rakor Dewan, Anggaran Cegah Covid-19 di KBB Rp 14 Miliar

NGAMPRAH– Ketua Komisi IV DPRD KBB, Bagja Setiawan menyebutkan, ada empat cluster merebaknya virus corona di Jawa Barat, salah satunya pertemuan di Lembang KBB.

“Dari 72 kasus di antarnya 69 warga KBB sudah orang dalam pengawasan, 3 dalam pengawasan dan 2 orang positif di mana salah satunya meninggal dunia dan satu sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin,” kata Bagja dalam vidionya yang viral di media sosial, Kamis (26/3/2020).

Pihaknya menyarankan kepada masyarakat “Stay At Home” menjaga keselamatan dalan upaya pencegahan virus corona. “Kita harus waspada hati-hati tetap di rumah dan menjaga kontak dengan orang lain di luar rumah dan kita yakini Allah menciptakan penyakit ada obatnya,” kata Bagja.

Antisipasi Covid-19 DPRD KBB berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan KBB, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Bandung Barat. “Dimana sesuai dengan Permendagri No 20 Tahun 2020 tetang penanggulang Covid-19 di daerah, kami sudah melakukan rapat-koordinasi untuk menganggarkan yang cukup besar sekitar Rp 14 miliar untuk penanganannya,” kata Bagja.

Anggaran Rp 14 miliar itu dipergunakan untuk pembelian alat pelindung diri serta sarana dan prasarana penunjang lainnya.

Bagja mengatakan, dana untuk penanganan covid yang merngubah APBD
dari DBCHT Rp 2,7 miliar, DAK Rp 16 miliar, dan usulan ke pemerintah provinsi sekitar Rp 26 miliar. “Ngegeser APBD Rp 18,7 milar dengan usulan ke Provinsi Jawa Barat Rp 26 mliar, katanya.

Bagja mengimbau, masyarakat tidak perlu cemas namun tetap waspada. “Jangan keluar rumah kecuali ada aktivitas yang mendesak menjaga kebersihan dengan cuci tangan dan makanan yang higenis serta minum yang banyak dan vitamin dan yang terpenting berdoa kepada Allah SWT meminta terhindar dari penyakit ini,” tandas Politisi PKS.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Bandung Barat, Nanang Ismantoro mengatakan, anggaran ini sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Kemendagri yakni Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 tentang percepatan penanganan Covid-19 di lingkungan pemerintah daerah.

“Anggaran itu diantaranya untuk Alat Pelindung Diri (APD) dan sarana seperti desinfeksi serta hand sanitizer,” ungkap Nanang.

Dia menambahkan, dana itu juga nantinya akan dialokasikan untuk pembelian APD tenaga medis serta Rapid Diagnostic Test (RDT), terkhusus yang ada dalam kategori Orang Dalam Pantauan (ODP). (wie)




Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close